MNN] Lampung – Lampung Timur. Paska keributan saat pemilihan kepala Desa di Desa Putra Aji 2 pada hari Senin Tanggal 30 oktober 2023 yang lalu, hingga saat ini polisi dari Polres Lampung Timur masih berjaga-jaga di kediaman Kepala Desa Putra Aji 2 yang Sempat di gruduk masa dari pihak Calon Kepala Desa Nomer 2 yang tidak terima dengan kekalahan nya sehingga suami dari cakades Nomer 2 sempat menuding dan menunjuk-nunjuk kepala Desa dengan jarinya seraya mengatakan “pak kades tidak netral dan melakukan pembiaran terhadap aparatur Desa yang memihak kepada Cakades Nomer 1 sambil berteriak-teriak,
Begitu juga di kediamaan Hanapi Calon kepala Desa Nomer 1 yang memenang kan pemilihan Cakades di Desa Putra Aji 2 juga di jaga oleh polisi karena di khawatirkan ada hal-hal yang tdak di ingin kan terjadi,
Menurut keterangan salah satu warga Desa Putra Aji 2 yang tidak mau di sebutkan namanya saat di wawancara media ini di kediamannya pada hari selasa tanggal 31/10/2023 mengatakan” iya dari semalam hingga saat ini polisi masih berjaga-jaga di rumah pak kades dan rumah Hanapi, mungkin juga masih di jaga sampai besok sebab masyarakat Putra Aji 2 ini khususnya di Dusun 1 kebanyakan masih tutup pintu rumah, apa lagi tadi siang saya melihat ada puluhan orang datang ke rumah kepala Desa saya juga tidak tau apa tujuannya” terangnya.
Sesuai dengan pemberitaan Media MerpatiNusantaraNews. Com edisi Senim tanggal 30 Oktober 2023 yang lalu bahwa :
Pemilihan kepala di Desa Putra Aji 2 Kec. Sukadana Kab. Lampung Timur Prov. Lampung pada hari Senin tanggal 30 Oktober 2023 yang di adakan di balai Desa setempat telah terjadi keributan setelah penghitungan surat suara, dan keributan tersebut dipicu oleh salah satu timses calon kepala Desa yang merasa kalah.
Sebab mereka tidak terima atas kekalahan yang hanya selisih 19 suara, keributan tersebut terjadi di dalam gedung Balai Desa yang di jadikan tempat pemungutan suara sekaligus tempat penghitungan suara sehingga mengakibatkan para panitia pemungutan suara berhamburan keluar karena merasa terancam, tak ayal lagi meja dan kursi kantor Desa yang di pakai oleh panitia Desa hancur berantakan bukan hanya itu kotak suarapun di rusak dan di injak-injak sehingga kotak tersebut rusak,
Menurut keterangan HI yang berada di tempat kejadian mengatakan” pada saat kejadian saya berada di luar gedung Balai Desa sambil mendengarkan penghitungan suara dan setelah selesai penghitungan suara tiba-tiba ada 2 (dua) orang masuk dan berteriak ini curang..! kemudiam di susul oleh rekan-rekannya mengamuk dan membanting kursi dan meja lalu mengejar panitia pemilihan sehingga para panitia berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri” terangnya.
Setelah berselang 30 menit dari kejadian keributan di tempat pemungutan suara gwrombolan warga kembali datang tambahnua” kali ini mendatangi sang Kepala Desa Putra Aji 2 untuk meminta pertanggungjawaban terkait money politik yang katanya sudah di tangkap kenapa di bebaskan lagi, mereka menuntut agar money Politik tersebut di proses secara hukum, bahkan ada salah satu warga menunjuk dan menuding kepala Desa dengan jarinya sambil mengatakan kepala Desa tidak netral dan telah melakukan pembiaran tentang aparat Desa yang tidak Netral” imbuhnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut Kapolres Lampung Timur turun langsung ke lokasi yang di dampingi Kasi Propam, Kabag Op, Kasat Intel, Kasat Reskrim dan Kapolsek Sukadana dan untuk mengamankan situasi pihak
Polres Lampung Timur menurunkan puluhan Anggota Brimob beserta anggota pengamanan
Hingga berita ini di terbitkan belum ada penjelassn dari pihak polres Lampung Timur terkait kejadian keributan saat pemilihan Kepala Desa di Desa Putra Aji 2 dan langkah apa yang akan di tempuh untuk menyelesaikan permasalahan ini. (red)
50 1,038 total views, 50 57 views today

