by

Perangkat Desa Peniangan di Intimidasi dan di Pukuli Agar Menandatangani Surat Pengunduran Diri

MNN] Lampung – Lampung Timur. Pemeilihan Kepala Desa serentak di Lampung Timur pada tanggal 30 Desember 2023 yang lalu menimbulkan dampak negatip terhadap Desa Peniangan, dampak negatip itu di timbulkan Oleh sekelompok Masyarakat di Desa tersebut yang mungkin tidak mengetahui perbub dan pemendagri tentang perangkat Desa atau mungkin masyarakat tersebut menjadi alat Sang Kepala Desa terpilih agar Perangkat Desa yang lama mengundurkan diri Secara sukarela.

Perangkat Desa Peniangan Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung di intimidasi bahkan sampai terjadi pemukulan oleh sekelompok Masyarakat yang mendatangi kantor Desa tersebut pada hari Selasa tanggal 16 januari 2024 agar para perangkat Desa yang lama mengundurkan diri dari jabatannya dengan cara menandatangani surat pengunduran diri,

Menurut keterangan Brahim yang menjabat Sebagai Kaur Pemerintahan di Desa Peniangan, Kepada Media MNN pada Selasa malam Menuturkan” Tim sukses Kades terpilih ngamuk dan mengeroyok perangkat Desa di Kantor Desa, saat itu Saya mau berangkat ngantor dibalai desa peniangan kecamatan marga sekampung kabupaten Lampung timur, Ketika saya masuk gerbang balai Desa saya kaget karena rame orang di sana dan ketika saya keluar dari mobil saya, saya dikejar seseorang dengan golok sudah terhunus sambil ngomong ini propokatornya apa yang hebat dikamu, saya bunuh kamu, lalu Saya bertanya Kenapa tapi segera dilerai kemudian saya dibawa kedalam Dalai Desa” tuturnya

Lalu setelah di dalam Balai Desa ternyata ada kades Terpilih Sabendra Kurniawan dan saya bertanya kenapa ini, jawab Kadesnya saya tidak tau yay, Ternyata massa tersebut berencana mengintimidasi Kami semua perangkat Desa untuk tanda tangan surat pengunduran diri, Yang infonya sudah disiapkan blangkonya” kata Brahim.

Kejadian tersebut sudah kami laporkan ke Polres Lampung Timur lanjut Brahim, Kami melaporkan 2 perkara yang pertama perkara penganiayaan salah satu perangkat yang di pukul oleh warga dan sudah kami pisum kemudian laporan kedua perkara pengancaman memakai golok terhadap kami para perangkat Desa” tutup nya.

Saan di konfirmasi terkait keributan san intimidasi terhadap perangkat Desanya melalui chat Perangkat whatsapp pada Rabu malam tanggal 17/01/2024 Kepala Desa terpilih Sabendra Kurniawan mebenarkan kejadian taersebut san Belis juga menjelaskan” Iya,benar pak
Masyarakat menginginkan pergantian perangkat kepada perangkat lama dengan cara pengunduran diri, Kalau saya sendiri tetap sabar dalam menyikapi permasalahan ini dengan adil dan bertanggung jawab, Karena saya jadi seperti ini karena masyarakat, tapi aturan juga ada Perangkat desa tidak dapat diberhatikan, Belum dipertahankan juga, Karena mereka saya undang hari ini tidak datang Ke balai desa saya Ingin tau apa maunya perangkat itu, saan ini Sudah tidak nyaman rasanya karena dengan kejadian kemarin,dan takutnya warga akan melakukan kembali
Saya alam melaksanakan Sesuai tuntutan masyarakat, dengan banyak nya perangkat yang memakai ijazah orang lain, Ada sekular 5 orang pak yang memakai Ijazah orang lain dan ada perangkat yang mencalon DPRD” Jelas Sabendra. (Herwandi)

50 489 total views, 50 33 views today