by

Oknum Pengecer Pupuk di Desa Sumur Kucing Menjual Pupuk Bersubsidi di Atas Harga HET

MNN] Lampung – Lampung Timur. Pupuk bersubsidi di siapkan oleh Pemerintah untuk Membantu Pertanian Sandang Pangan agar negara Indonesia makmur, jika Para Petani terbantu oleh adanya pupuk bersubsidi, maka sandang pangan di Indonesia akan terjamin tercukupi, setiap program yang di terapkan oleh Pemerintah sangat lah bagus, dan berdampak sangat baik untuk menunjang di bidang pertanian jika penyalurannya sesuai aturan, hal itu secara tidak langsung membantu prekonomian Rakyat, namu sangat di sayang kan program pemerintah yang sangat bagus ini di mempaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperkaya diri sendiri,

Bahkan membebani petani yang membutuhkan nya, salah satu program pemerintah yang di nilai cukup membantu dalam pertanian dan membantu untuk meningkat kan prekonomian para petani adalah pupuk bersubsidi, namun program Pemerintah memberikan pupuk bersubsidi malah di Mempaat kan oleh oknum pengecer untuk memperkaya diri sendiri pasalnya bahwa pupuk bersubsidi tersebut harga sudah di tetapkan oleh pemerintah atau di sebut dengan HET (Harga Eceran Tetap) untuk Ponska per zak Rp 115.000 dan untuk Urea Rp 11.250 akan tetapi yang terjadi di lapangan harga pupuk meningkat lebih mahal hingga mengalami kenaikan sampai 40% atau 50% sehingga membebani para petani,

Seperti yang terjadi di Desa Sumur kucing Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung,, bahwa Pengecer (Anjar red) untuk Desa Sumur Kucing menjual Pupuk Ponska dan Urea seharga Rp 180.000 dalam 100kg harga tersebut di atas HET (Harga Eceran Tetap) yang sudah di tetap kan oleh Pemerintah, hal ini sudah terjadi selama bertahun tahun namun tidak ada tindakan tegas baik dari badan pengawas Pupuk Bersubsidi atau dari penegak hukum sehingga kejadian tersebut aman-aman saja.

Menurut keterangan ketua kelompok Tani Lestari 2 “Untung Basuki red” saat di wawancara di kediamannya pada hari Selasa tanggal 24 Desember 2024 mengatakan” saya membeli Pupuk Bersubsidi ini dengan ibu Anjar red selaku Pengecer Resmi Rp 180.000 per 100kg yang terdiri dari 50kg Ponska dan Urea 50kg kemudian saya menjual dengan anggota kelompok Tani Lestari 2 kalau kontan lebih tinggi Rp 5000 jadi Rp 185.000 tapi kalau hutang lebih tinggi 10.000 jadi Rp 190.000, ke untungan itu juga untuk uang kas kelompok Tani kita, dan harga itu sudah menjadi kesepakatan kelompok tani kita, gini aja pak, kalau bapak mau tau lebih jelas lagi temuin aja ibu Anjar, sebab kalau ibu Anjar yang menjelaskan saya tidak salah lagi” katanya,

Kemudian Ibu Anjar selaku Pengecer resmi Pupuk bersubsidi untuk Desa Sumur Kucing yang di sebutkan oleh “Untung Basuki di datangi oleh tim media ke kediaman nya di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Pasir Sakti untuk di konfirmasi terkait informasi yang di dapat dari ketua kelompok Tani Lestari 2 bahwa Ibu Anjar menjual Pupuk Bersubsidi di atas harga HET, namun ibu Anjar tidak berada di kediamannya, hingga berita ini di tayangkan belum ada penjelasan dari ibu Anjar terkait penjualan Pupuk di Atas Harga Eceran Tetap. (Herwandi)

50 603 total views, 50 57 views today