MNN] Lampung – Tanggamus. Dugaan penyimpangan Dana Desa di Pekon Merbau, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, terus menjadi sorotan Publik, dalam menanggapi hal ini Camat Kelumbayan Barat, Mahiddin, SE.MM, menegaskan bahwa pihak kecamatan telah mengambil langkah cepat dengan melakukan monitoring dan koordinasi beserta arahan bersama Inspektorat Kabupaten Tanggamus terhadap Kepala Oekon Merbau,
“Kami, khususnya tim Monitoring dan Research dari Kecamatan, telah melakukan pemantauan awal atas laporan masyarakat terkait dugaan korupsi dan Penggelapan Anggaran Dana Desa tahun 2023-2024 di Pekon Merbau,” ujar Mahiddin, Senin (23/6/2025).
Mahiddin” menjelaskan bahwa tim monitoring berada langsung di bawah tanggung jawab saya selaku camat. “Tim monitoring ini saya yang tangani langsung. Kita serius mengawal proses ini supaya berjalan objektif,” ujarnya.
Mahiddin juga menyampaikan bahwa saat ini pelaporan atas dugaan penyimpangan Dana Desa sudah masuk dalam tahap pemeriksaan oleh Inspektorat, sebab Pihak Inspektorat melalui tim Irban Limayang dipimpin Irban V telah memanggil sejumlah aparatur pekon untuk dimintai klarifikasi.
“Yang dipanggil termasuk Kepala Pekon, Jurutulis, Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, Ketua BHP dan Seluruh TPK Pelaksanaan Anggaran Dana Desa Tahun 2023 – 2024
Kami juga sudah sampaikan kepada Kepala Pekon agar kooperatif dalam proses ini” tegas Mahiddin.
Terkait pemberitaan yang sudah beredar di masyarakat, Camat Mahiddin mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil resmi dari proses pemeriksaan. “Sekarang semuanya sedang berjalan. Jadi tunggu saja hasil pemeriksaan dari Inspektorat,” tambahnya.
Sesuai Dengan Pemberitaan Media ini edisi Sabtu tanggal 21 Juni 2025 yang lalu Bahwa :
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan, mengingat dana desa merupakan hak masyarakat yang harus dikelola secara akuntabel dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Kasus Dugaan Korupsi dan Penggelapan anggaran Dana Desa tahun 2024 di Pekon Merbau Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, semakin memanas, kali ini masyarakat Pekon Merbau sendiri yang angkat bicara sekaligus melaporkan Oknum Kepala Pekon Merbau Ke Inspektorat dan Tipikor Polres Tanggamus, terkait Dugaan Penggelapan dan korupsi Dana Desa tersebut,
Jika dalam hal ini pihak APH (Aparat Penegak Hukum) dan Inspektorat Tanggamus masih lamban dalam penanganan atau tidak segera menindak lanjuti kasus Dugaan tersebut dengan serius, maka bisa di pastikan ada kerjasama dan kongkalikong antara Kepala Pekon dengan APH beserta Inspektorat Tanggamus, sebab kasus Dugaan Penggelapan dan Korupsi tersebut sudah terang benderang dan bukan rahasia lagi semua pihak sudah mengetahui termasuk Masyarakat Pekon itu sendiri yang sudah turun tangan,
Dalam wawancara dengan LIAUDIN salah satu perwakilan Warga yang melaporkan pada hari Sabtu tanggal 21 Juni 2025 melalui Telfon Whatsap mengatakan” Kaitan dengan berita pekon Merbau yang sedang viral di media sosial kami masyarakat Merbau kecamatan kelumbayan barat sudah melaporkan baik ke inspektorat dan juga Tipikor Polres Tanggamus beberapa waktu yang lalu sampai saat ini belum tau pasti kelanjutan dari laporan kami
Yang jelas kami sebagai masyarakat pekon Merbau sangat berharap kepada APH atau instansi terkait agar bisa segera menindaklanjuti laporan kami,
Karena sudah sangat membuat kami kecewa” tegas Liaudin.
Dengan adanya kejadian ini lanjut Liaudin, mudah mudahan jadi pembelajaran buat aparat pekon dan juga instansi terkait betapa pentingnya transparansi kepada masyarakat, Lebih-lebih setelah kami tahu setiap item yang ada semua mark-up bahkan di fiktip kan
Kami berharap bila perlu di audit se detail mungkin mulai dari
Tahun 2023 sampai 2024, miris nya BHP pun terkesan tutup mata , sebab saya sudah menanyakan langsung dengan ketua BHP kaitan dugaan korupsi dan penggelapan yang seperti terencana ini via WhatsApp
Tapi jawaban ketua BHP sangat tidak memuaskan dengan adanya pemberitaan itu, kalau bisa kita jaga nama baik pekon kita ujarnya” kata Liaudin menirukan Bahasa BHP. (Red)
50 195 total views, 50 18 views today

