MNN] Lampung – Lampung Timur. Ketua P3A Desa Karya Basuki Kec. Waway Karya Kab. Lampung Timur Prov. Lampung telah melakukan Hak-Jawab dan klarifikasi terkait pemberitaan Media online MNN (merpatinusantaranews.com) edisi Hari Jum’at tanggal 7 Agustus 2026 yang berjudul PEMBANGUNAN SIRING CACING DI DESA KARYA BASUKI DIDUGA SARAT DENGAN KORUPSI telah melakukan Hak Jawab dan klarifikasi kepada pihak media ini,
Klarifikasi tersebut di laksanakan di kediaman salah satu editor media online MNN di Lampung Timur pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2026, dalam wawancara klarifikasi tersebut Joni selaku ketua P3A Desa Karya Basuki menerangkan semua terkait keadaan di lokasi bangunan dan bentuk Dugaan korupsi tersebut bahwa terkait lempengan beton yang di cor berbentuk kotak berukuran kira kira tebal 5cm dan lebar 40cm × 79cm itu memang nyatanya belum begitu kering sehingga mengakibatkan pecah dan retak retak bahkan ada yang hancur karena terinjak,
Sesuai keterangan Joni selaku ketua P3A Desa Karya Basuki yang bertanggung jawab mengelola kegiatan pembangunan Siring Cacing Bantuan Sosial dari Kementerian tersebut kepada media ini pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2026 bahwa” Saya berterimakasih dengan Rekan-rekan media yang telah melakukan tugasnya selaku kontrol sosial, namun dalam hal ini perlu saya terang bahwa apa yang di beritakan beberapa hari yang lalu, tidak semua nya benar, sebab kami selaku pengelola kegiatan sudah melaksanakan kegiatan tersebut sesuai RAB dan aturan yang ada jika memang ada sedikit kesalahan ya wajar saja karena kami hanya manusia yang tidak sempurna” jelas Joni
Kemudian terkait beton yang pecah dan sudah terpasang “Lanjut Joni pasti akan kami ganti, pecah itu bukan sengaja kami pasang tetapi setelah di pasang lalu pecah mungkin karena paktor cuaca, tapi nanti pasti kami ganti dengan yang baru lagi, lalu masalah beton yang sudah jadi katanya rapuh seperti kerupuk itu wajar saja pak namanya juga belum begitu kering kesenggol dikit ya bubar, jadi terkait Dugaan rekan rekan itu hanya salah paham, kami juga memaklumi karena itu hanya sebatas dugaan dari Rekan-rekan media, kalau dugaan bisa iya bisa tidak kan pak, inti nya kalau masih ada kekurangan dalam pekerjaan kami, kami siap untuk memperbaiki nya, sebab bangunan itu untuk kami juga pak, kalau tidak bagus ya kami juga selaku masyarakat penerima mempaat yang rugi” terang Joni. (Red)
50 252 total views, 50 66 views today

