Lampung Utara,MNN.com – Anggota Kapolsek Bunga Mayang Lampura melakukan penangkapan seorang pemuda yang sedang bermain judi Kartu Remi/Leng, di Desa Negara Tulang Bawang kabupaten Lampung Utara (Lampura), satu diantaranya tewas akibat luka tembak yang dialaminya. Selasa 11 April 2023
Berdasarkan informasi yang di dapat, jjran Polsek Bunga Mayang Lampung Utara, mendapat laporan adanya pemuda bermain judi Kartu Remi/Leng dan langsung melakukan penangkapan di desa Negara Tulang Bawang lokasi perjudian tersebut.
Saat melakukan penggrebekan, terduga pelaku Pahit (Nama panggilan) kabur bersama rekan rekannya saat ingin ditangkap Anggota Polsek setempat.
Nasib naas yang dialami Pahit (Pelaku), saat dirinya melarikan diri pun tewas akibat luka tembak yang dialaminya saat mencoba melarikan diri kemarin malam pukul 01.00 WIB.
Pelaku yang tewas kemudian dibawa ke Puskesmas TBB kecamatan Bunga Mayang, namun pelaku sudah Meninggal dunia, lalu pelaku dibawa ke RS Ryacudu Kotabumi.
Kasat Reskrim Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, menjelaskan, bahwa penangkapan pelaku perjudian, kemudian dalam proses penangkapan tersebut.
Lanjut AKP Eko dalam hasil penangkap tersebut ada insiden yang kini masih kita didalami, yang ikut dalam bermain judi ada yang meninggal dunia, kejadian itu di bunga mayang dan 2 lainnya ditangkap anggota polsek.
“Korban yang meninggal dunia, masih kita dalami untuk proses nya karna ini masih baru, kita pun langsung mengirim jenazah untuk dilakukan Otopsi,”ucapnya AKP Eko Rendi Oktama
Masih kata Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama ia membenarkan bahwa korban/terduga pelaku meninggal akibat luka tembak. Sedangkan untuk pelaku yang diduga penembak masih di dalami apakah bener anggota.
“pokoknya kita dalami, untuk kejadian tadi malam pukul 01.00 WIB.” Jelas Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama.
Sementara, menurut Dr. Aidi Fitriah selaku Direktur RS Ryacudu Kotabumi menjelaskan melalui visum, secara pribadi belum lihat caman kalo untuk penganiayaan tidak ada untuk luka tembak saya tidak melihat dimana nya.
“Kami ada prosedurnya begitu jenazah sampek kami tim hanya melakukan pemeriksaan luar kemudian dicatat dibuku khusus visum setelah ada permintaan dari penyidik baru kita bisa mengeluarkan hasil visum itu,”ucapnya Dr Aidi Fitriah
Korban kemungkinan meninggal karna luka tembak tapi kita belum tau pasti, itu tetep dilakukan Otopsi delem, untuk luka tembak secara pribadi saya kurang tau di bagian mana karna saya gak ikut kedalam untuk jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara karna keluarga meminta Otopsi dalam. Pungkas Dr. Aidi Fitriah
50 1,056 total views, 50 3 views today











Comment