Dengan Iming-iming Mudah Dapat Bantuan, Diduga Ada Oknum Di Dinas Perikanan Lakukan Pungutan
Lampung Utara,MNN.com – Bantuan Kementrian Kelautan Dan Prikanan (KKP) yang melalui aspirasi Anggota DPR-RI Fraksi PAN diduga jadi ajang bancakan oknum Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara.
Diketahui Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara telah menyerahkan bantuan bibit ikan dan Calin (calon indukan) ikan dengan beberapa kelompok perikanan (Pokdakan) yang berada di daerah setempat. Adapun bantuan tersebut diketahui hasil jeri payah Anggota DPR RI Komisi VII fraksi PAN.
Salah satu sumber media ini, menyatakan, bahwa oknum kepala Dinas Perikanan melalui beberapa orang diduga dengan sengaja melakukan pungutan uang kepada beberapa kelompok di bawah dengan modus meminjam uang.
“Ada salah satu anggota kelompok di mintai uang dengan modus pinjam yang nantinya akan di bantu proses untuk mendapatkan bantuan tersebut semisal nya di janjikan bantuan kincir air, bantuan bibit ikan, bantuan calon indukan ikan (Calin) , bantuan pakan dan serta bantuan alat berat jenis excavator.” Ucap Azis kepada media ini.
Di ketahui untuk bantuan kincir ada kisaran satu kincir di bandrol dengan angka Rp.500.000 dan untuk rekomendasi kelompok akan di bantu dinas untuk ferifikasi berkas agar dapat lolos dan menjadi kelompok penerima bantuan tersebut.
Misalnya di ketahui untuk kelompok penerima bantuan alat berat excavator adalah kelompok yang di sulap kepengurusan nya di bantu untuk di buatkan surat dan persyaratan tanggal dan tahun mundur.
Maka dari itu Muhammad Azis.MA, selaku aktivis meminta kepada kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara dan Polres Lampura untuk dapat menindaklanjuti dugaan tersebut. “Dan tentunya dapat memperosesnya secara hukum apabila dapat terbukti melakukan tindakan tersebut. menurutnya bantuan tersebut memang hak dari masyarakat jadi tidak usah lagi masyarakat di bodohi dengan iming iming yang tak jelas.” Kata dia.
Dinilai bahwa, oknum tersebut telah melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang dan telah melakukan tindak pidana suap dengan beberapa kelompok.
“Maka dari itu saya meminta aparat hukum dapat bekerja untuk mengusut dugaan tersebut. Ujar aktivis berbadan tambun tersebut.” Pungkasnya.
Saat awak media mencoba konfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Perikanan, mengatakan agar kiranya, dapat dibicarakan lebih lanjut. “saya mohon dengan kamu, kita bicarakan semuanya pengatu saya kita bicarakan semuanya di kantor tolong kamu kekantor.” ujar Azis menirukan suara Oknum Kepala Dinas Perikanan tersebut sembari langsung menutup telfon pribadinya. (Rafi)
50 1,470 total views, 50 3 views today











Comment