MNN] Lampung – Lampung Timur. Pembangunan Saluran air untuk persawahan atau Tersier dengan Volume 700m yang di kelola oleh kelompok Tani dengan Kata lain P3A Desa, terletak di Dusun 12 Desa Purwo Kencono Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung, dan bangunan tersebut tidak jelas asal usul nya sebab tidak ada nya papan informasi proyek,
Pembangunan tersebut diduga sarat dengan korupsi pasalnya” matrial cetakan paving untuk bahan dinding dan lantai saluran air tersebut, kuat dugaan di Mark-up karena paving tersebut tidak layak di pakai sebab di remes dengan tangan pun hancur lebur menjadi abu,
Menurut keterangan salah satu warga Dusun 12 yang namanya minta di rahasiakan saat di wawancara di kediamannya pada Hari Kamis Tanggal 24 Oktober 2024 yang lalu mengatakan” iya itu pak itu ada pembangunan saluran untuk mengaliri persawahan yang di kelola oleh P3A, kalau asal usul bangunan tersebut saya tidak tahu pak anggaran nya berapa dan volumenya berapa kami selalu masyarakat tidak mengetahui, yang jelas saya liat bahan yang sudah mereka cetak itu tidak layak untuk di pasang sebab bahan yang sudah di cetak tersebut jangan kan jatuh atau di injak di remas pakai tangan pun remuk dan hancur menjadi debu, kalau menurut saya adukannya itu paling semen 1 zak+pasir 12 arco dan batu split 1 arco itu cuma perkiraan saya sesuai struktur cetakan tersebut sebab saya juga tukang jadi tau kualitas coran tersebut” jelasnya.

Kemudian pada hari itu juga wartawan mengunjungi lokasi pembangunan tersebut dan mewawancara salah satu tukang beliau mengatakan” kami cuma kerja pak tidak tahu asal usul pembangunan tersebut apa lagi anggaran nya berapa saya tidak tahu tapi kalau volumenya 700m pak, dan untuk adukan paving yang kami cetak buat bahan lantai dan dinding saluran air ini adukan nya 1+3+4 prihal bahannya mudah pecah dan bisa di remas pakai tangan hingga hancur saya kira ini pasirnya yang bermasalah pak” katanya.

Saat di konfirmasi ketua P3A Selamat Suyono di kediamannya hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2024 menjelaskan” pembangunan saluran air untuk persawahan itu dari Balai Besar pak volumenya 700m dan anggarannya 195.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah) lama pengerjaannya 3 bulan, kalau untuk adukan percetakan untuk bahan dinding dan lantai nya itu adukannya 1+3+4 semua itu arahan saya” jelasnya.
Saat di tanya kenapa bahan tersebut begitu rapuh sehingga di remas dengan tangan pun remuk dan hancur menjadi debu,
Beliau mengatakan mungkin itu karena pasirnya tidak bagus pak, ini juga makanya kami teruskan karena sudah di monitoring oleh pihak balai namanya pak Diki beliau mengatakan sudah bagus kok ini pertahan kan kualitasnya seperti ini, pak Deki juga mengatakan jangan sampai sampean rugi, masalah untung ruginya saya tidak ngomong sebab kalau saya ngomong untung atau ada sisa uang nya pasti di minta lagi sama pak Deki, dan bangunan ini pak kades pun tahu bahkan saat tanda tangan penerimaan pekerjaan ini pun saya sama pak Kades yang ke Kantor Balai Besar yang menerima dan tanda tangan, kata Pak kades pun bahan cetakan yang sudah kami cetak itu sudah bagus kok” terang selamat Suyono selalu ketua P3A. (Herwandi)
50 384 total views, 50 21 views today











Comment