MNN] Lampung – Tulang Bawang. BUMDES, dibentuk sebagai lokomotif ekonomi masyarakat desa, ini sebagai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, sehingga pengelolaan BUMDes dipercayakan kepada masyarakat Kampung. Pengelolaan dan pelaporan BUMDes juga harus transparan bagi Pemerintah dan masyarakat,
Artinya dasar pengelolaan harus serba transparan dan terbuka sehingga ada mekanisme chek and balance baik oleh Pemerintahan Kampung maupun masyarakat. Jika BUMDes dikelola dengan benar, kesejahteraan masyarakat akan cepat meningkat. Seperti yang disampaikan ketua BUMDES, Ahmad Roni Saputra, 24/9/2025 kepada media ini” alhamdulilah semua itu kita kelola bersama masyarakat dengan terbuka,
Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama anggota baik dengan masyarakat, ada berapa pisik untuk usaha BUMDES, Salah satunya berternak budidaya ikan lele dengan jumlah kurang lebih 7000 ribu ekor bibit lele yang kita tebar, terletak di lokasi RT 10 RK, 3 ada empat buah kolam yang terbuat dari terpal khusus kolam,
Selain dari ternak ikan kita pun bertanam cabai dengan luas lahan 2500 persegi, alhamdullah awalnya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun, dengan perkiraan hasilnya akan cukup memuaskan kita dan masyarakat, Namun berjalannya dengan waktu kita terkena musibah baru sekali panen cabai kita diserang hama penyakit ulat dan sejenis jamur, untuk ikan lele itu sebenarnya berkembang dengan baik, Namun kami ada kendala di pemasaran untuk penjualan ikan lele itu sendiri tidak sesuai dengan harga setandar pasar, dan membuat kami rugi ya gimana lagi semua itu kita sudah berupaya untuk pencegahan, tapi Faktor cuaca dan kondisi sekarang ini tidak menentu, terkadang hujan deras dan kadang terik panas yang luar biasa mas” ujarnya dengan nada lesu,
Lanjut Ahmad Roni Saputra, semua ini musibah yang tidak mungkin bisa kita hindari dan di tebak, yang menyebabkan kami rugi cukup besar karena bisa dikatakan kami masyarakat dan pengurus BUMDES Kampung Gedung Asri mengalami kerugian, yang mengakibatkan gagal panen di sebabkan faktor cuaca,
Namun semua itu bukan berarti akan membuat surut semangat kami masyarakat dan pengurus BUMDES untuk berhenti disini, kegagalan ini akan kami jadikan pelajaran yang cukup berharga agar kedepannya kami lebih semangat dan giat lagi dalam hal untuk pengembangan usaha BUMDES, kedepannya akan kami coba lagi berusaha untuk memulai dari awal dan mencari apa yang cocok ditanam atau berternak di cuaca seperti sekarang ini” tutupnya,(apri yanto)
50 333 total views, 50 9 views today











Comment